KHALIFAH YANG TERKENAL DAN KEBIJAKAN PEMERINTAHAN BANI UMAYYAH I

MAKALAH  BAHASA INDONESIA ”NOVEL”

Posted on

MAKALAH

NOVEL

 

KHALIFAH YANG TERKENAL DAN KEBIJAKAN PEMERINTAHAN BANI UMAYYAH I

DIBUAT OLEH  :

Liya Elmila

Mahrifah Nur Nadia

Muhammad Ikhsan

Muhammad Ilmi

Bintang Indrawan

Helmi Yahya

 

XI IIS 1

MADRASAH ALIYAH NEGERI TANAH LAUT

TAHUN 2020/2021

KATA PENGANTAR

 Puji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada saya sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya.Makalah ini membahas mengenai novel.

Saya menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu saya harapkan demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca.

Akhir kata, saya sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Tuhan Yang Maha Esa  senantiasa meridhai segala usaha kita. Amin.

 

BAB I
PENDAHULUAN

 Latar Belakang

Pada umumnya, para remaja menyukai cerita petualangan yang menegangkan, kisah futuristik (imajinasi kejadian dimasa depan), cerita misteriu yang merangsang daya imajinasi dan juga cerita detektif remja yang mengajak berpikir memecahkan teka-teki suatu peristiwa.

Saat ini, perkembangan novel remaja Indonesia semkin semarak. Perkembangan penerbitan buku memunculkan banyak nama-nama baru yang berusia remaja (masih bersekolah di SMP atau SMU). Sekarang ini, novel remaja Indonesia dapat ditemukan dengan mudah ditemukan di took-toko buku. Namun tidak semua novel itu dapat menjadi bacaan yang baik bagi para remaja.

Oleh karena maraknya penerbitan novel remaja saat ini, banyak novel remaja yang tidak mementingkan isi. Jadi sebaiknya, bacalah novel remaja Indonesia yang dapat menghibur dan mendidik. Dengan demikian, setelah membaca, kita dapat mendapatkan pelajaeran berharga yang dpat kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Rumusan Dan Masalah

  1. Apa yang dimaksud dengan Novel ?
  2. Apa saja unsur-unsur intrinsik novel ?
  3. Apa saja jenis-jenis novel ?
  4. Apa saja ciri-ciri pokok novel ?

Tujuan Pembahasan

  • Setelah membaca makalah ini, pembaca dapat mengetahui apa pengertian novel.
  • Setelah membaca makalah ini, pembaca dapat mengetahui apa saja unsur-unsur intrinsik dari novel.
  • Setelah membaca makalah ini, pembaca dapat mengetahui apa saja penggolongan dari novel.
  • Setelah membaca makalah ini, pembaca dapat mengetahui apa saja ciri-ciri pokok novel.

Manfaat pembahasan

  • Dapat mengetahui secara teori mengenai arti dan pembagian gaya bahasa.
  • Dapat mengaplikasikan dan menilai suatu karya seperti sebuah lagu berdasarkan gaya bahasa.

 BAB II
PEMBAHASAN

PENGERTIAN NOVEL

Novel berasal dari bahasa Italia yaitu novella yang memiliki arti sebuah kisah atau sepotong cerita. Novel merupakan suatu karya sastra fiksi yang berbentuk prosa yang mempunyai unsur intrinsic dan ekstrinsik. Pengarang atau penulis novel disebut dengan novelis.

Biasanya novel mengisahkan tentang kehidupan manusia dan lingkungannya. Kehidupan manusia tersebut dijelaskan dari waktu muda hingga menjadi tua. Tak lupa pula, novel juga menceritakan watak, tabiat dan sifat dari pelaku. Isi novel memiliki cerita yang lebih panjang dan kompleks. Perbedaannya dengan cerpen, novel dapat terdiri dari puluhan hingga ratusan halaman.

UNSUR – UNSUR NOVEL

Unsur yang terdapat pada novel terbagi atas unsure intrinsic dan ektrinsik. Unsure intrinsic yaitu unsure yang membangun novel tersebut dan langsung berada dalam novel tersebut. Unsure ektrinsik yaitu unsure yang berada di luar novel tersebut dan tidak memiliki hubungan dengan novel tersebut.

  • Tema

Tema merupakan ide pokok dalam cerita novel. Tema dalam novel dapat menyangkut segala persoalan dalam kehidupan manusia, contohnya kasih sayang, keputusasaan, kekuasaan dsb

  • Penokohan

Penokohan merupakan salah satu cara seorang novelis menggambarkan dan mengembangkan karakter dalam sebuah cerita. Dalam menggambarkan karakter tokoh, pengarang dapat menyebutkan langsung seperti gambaran fisik dan tingkah laku, lingkungan, cara bicara, jalan pikiran serta melalui penggambaran oleh tokoh lain.

  • Alur

Alur merupakan suatu rangkaian peristiwa yang membentuk jalannya cerita. Terbagi atas 2 yaitu, alur maju (progresif) yakni apabila peristiwa tersebut bergerak secara bertahap berdasarkan urutan kronologis. Alur mundur (flash back progressif) terjadi karena adanya peristiwa dahulu yang berkaitan langsung.

  • Gaya Bahasa

Terdiri atas:

  1. Personifikasi, yaitu gaya bahasa yang menggambarkan benda-benda mati dengan memberikan macam sifat manusia
  2. Simile(perumpamaan), yaitu gaya bahasa yang menggambarkan dengan cara mengibaratkan
  3. Hiperbola, yaitu gaya bahasa yang mendeskripsikan sesuatu secara berlebihan dengan tujuan memberikan efek berlebihan pada suatu cerita
  • Latar/setting

Latar (setting) merupakan tempat, waktu, dan suasana pada cerita dalam novel yang dialami oleh tokoh. Misalnya, di tepi hutan, di sebuah desa, pada suatu waktu, pada zaman dahulu, di kala senja dsb

  • Sudut Pandang

Sudut pandang merupakan cara penempatan diri pengarang dan juga cara pengarang memperlihatkan berbagai macam kejadian dalam cerita yang dipaparkan

  • Amanat

Amanat merupakan pesan yang terdapat dalam sebuah novel. Amanat dalam novel tersimpan rapi, sehingga untuk mendapatkan amanat tersebut pembaca harus menuntaskan novel yang dibaca.

JENIS – JENIS NOVEL

  1. Berdasarkan kejadian nyata atau tidak nyata
  • Novel Fiksi merupakan jenis novel yang tidak nyata atau tidak ada kejadian di dunia. Novel ini merupakan karya fiktif dari seorang pengarang. Contohnya Harry Potter, The Hobbit dsb.
  • Novel non Fiksi yaitu jenis novel dari kisah nyata dan dapat dibuktikan secara ilmiah. Contoh Laskar Pelangi.
  1. Berdasarkan Genre Cerita
  • Novel Romantis, yaitu jenis novel yang menggambarkan kasih sayang dan cinta antar manusia. Contoh Ketika Cinta Bertasbih, Harlequin dll.
  • Novel Horro/menyeramkan, jenis novel yang menceritakan kisah menakutkan. Contoh Bangku Kosong.
  • Novel Misteri, jenis novel yang menceritakan kisah misteri dan detektif. Contoh Novel Agatha Christie dan Sherlock Holmes.
  • Novel Komedi, jenis novel yang menceritakan seputar komedi dan hal hal yang berbau komedi. Contoh Marmut Merah Jambu, Kambing Jantan.
  • Novel Inspiratif, jenis novel yang berisi kisah inspiratif. Contoh Negeri 5 Menara.
  1. Berdasarkan isi dan tokoh
  • Novel Teenlit, novel yang berisi tentang kisah cinta remaja. Contoh Dealova
  • Novel Chicklit, jenis novel yang menceritakan kisah seorang perempuan muda dengan berbagai permasalahannya. Contoh Miss Jutek
  • Novel Songlit, jenis novel yang dikarang berdasarkan cerita dari sebuah lagu
  • Novel Dewasa, jenis novel yang bercerita tentang cerita orang dewasa. Contoh Saman dan Larung

CIRI – CIRI NOVEL

Sebuah Novel memiliki ciri-ciri tersendiri. Ciri-ciri tersebut terdiri atas:

  1. Ditulis dengan narasi dan didukung dengan deskripsi untuk menggambarkan suasana dalam cerita novel tsb.
  2. Memiliki alur yang kompleks.
  3. Jumlah kata melebihi dari 10.000 kata.
  4. Umumnya jumlah halaman novel minimal 100 halaman.
  5. Waktu yang dibutuhkan untuk membaca 1 novel yaitu sekitar 2 jam.
  6. Memiliki skala yang luas.
  7. Bersifat realistis, ini dikarenakan novelis lebih tahu situasi yang ada di Novel.
  8. Tokoh dan karakter dalam novel lebih banyak.
  9. Tema pada novel tidak hanya satu dan dapat muncul tema sampingan.

 BAB III
PENUTUP

Kesimpulan

Berdasarkan pembahasan-pembahasan yang telah penulis uraikan pada bab-bab sebelumnya, penulis dapat menarik kesimpulan sebagai berikut :

Novel merupakan karya prosa fiksi yang ditulis secara naratif (dalam bentuk cerita) yang memiliki unsur instrinsik dan unsur ekstrinsik yang dapat mendukung sebuah novel. Unsur instrinsik itu meliputi tema, tokoh, alur, setting, sudut pandang, dan amanat. Sedangkan unsur ekstrinsiknya meliputi biografi pengarang, sosial budaya pengarang, politik dan ekonomi.

Membaca sebuah novel pada hakikatnya merupakan kegiatan apresiasi sastra secara langsung. Maksudnya adalah kegiatan memahami novel dengan sungguh-sungguh sehingga tumbuh pengertian, penghargaan, serta kepekaan kritis yang baik terhadap novel yang dibaca. Dengan begitu, pembaca tidak hanya mengetahui jalan ceritanya saja,tetapi juga unsur-unsur yang mendukungnya.

Saran

  1. Hendaknya dilakukan pembinaan untuk siswa – siswa yang berpotensi dan berminat dalam pembuatan karya tulis, khususnya novel.
  2. Hendaknya diadakan semacam kompetisi karya sastra, agar para siswa lebih giat lagi mengembangkan bakat yang ada di dalam dirinya.

DAFTAR PUSTAKA 

http://id.wikipedia.org/wiki/sastra

http://id.wikipedia.org/wiki/novel

 

Demikian Makalah BAHASA INDONESIA ”NOVEL” semoga bermanfaat.Jika ada pertanyaan bisa berkomentar dibawah.

kunjungi juga :

 

1 comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *